Bukittinggi, KABA12.com – Kota Bukittinggi menjadi peringkat kedua di Sumatera Barat terhadap kasus penyalahgunaan narkoba yang di dominasi oleh remaja. Wakil Walikota Bukittinggi, Irwandi mengatakan salah satu penyebab hal ini terjadi karena kota Bukittinggi menjadi kota perlintasan antar kabupaten dan kota.

“Untuk mencegahnya ada beberapa upaya yang mesti dilakukan untuk menekan angka penyalahgunaan yakni prefentif (mencegah terjadinya penyalahgunaan narkoba) dan proakftif untuk melindungi para pengguna agar berhenti menjadi pencandu barang haram tersebut, “ terangnya.

Irwandi menambahkan, pihaknya dan stakeholder terkait akan melakukan langkah-langkah antisipasi seperti melakukan sosialisasi ke sekolah-sekolah hingga lapisan masyarakat dan berharap agar generasi muda lebih fokus menata masa depan serta lebih mendekatkan diri kepada Tuhan Yang Maha Esa jika tengah diuji dalam sebuah masalah.

Sementaraimg-20170111-wa0070 itu data yang terhimpun polres Bukittinggi selama tahun 2016 jumlah penyalahgunaan narkotika mencapai 48 kasus, mengalami peningkatan pada tahun 2015 yang hanya 36 kasus.

Menurut Kapolres Bukittinggi AKBP Arly Jembar, jumlah pelaku narkoba pada tahun 2016 mencapai 70 orang yakni 66 orang laki-laki dan 4 perempuan dengan tempat kejadian perkara di wilayah Bukittinggi dan agam Timur.

(Debi)